Perintah – Perintah Dasar Query MySQL Beserta Fungsinya

Perintah - Perintah Dasar Query MySQL Beserta Fungsinya


Techanget.com – Perintah – Perintah Dasar Query MySQL Beserta Fungsinya . Secara umum SQL hanya memiliki 3 komponen penting, yang digunakan untuk mendefinisikan, memanipulasi serta sebagai pengontrol data yang ada pada sebuah database.
Komponen – komponen tersebut diantaranya :

Data Definisi Language (DDL)
DDL merupakan bahasa atau perintah pada SQL yang digunakan untuk mendefinisikan data seperti menulis, menghapus dan mengatur atau mengubah data.
Perintah – perintah yang ada pada komponen DDL yaitu CREATE, DROP, dan ALTER.

CREATE
digunakan untuk membuat database, membuat tabel, membuat view dan membuat index.Membuat database
Contoh sintak
Create database nama_database Membuat tabel lengkap dengan kolomnya Contoh sintak
Create table namatabel
(namakolom1 typedata1,
namakolom2 typedata2,
namakolom3 typedata3)Type data dapat berupa char(), int, numerik dan sebagainya sesuai denga nama kolom.
Membuat view
view merupakan bentuk alternatif penyajian data dari satu tabel atau lebih, beberapa tujuan membuat view adalah meningkatkan keamanan data serta penyederhanaan bagi para pengguna.

Contoh sintak
Create view namaview (kolom1, kolom2, . . . .)
as select statement from namatabel

Keterangan :
Namaview : nama view yang dibuat
Column : nama atribut untuk view
Statement : atribut yang dipilih dari tabel database
Namatabel : nama tabel yang ada pada basis data

Membuat index
yaitu berfungsi untuk membuat index

Contoh sintak
create [unique] index namaindex
on namatabel (namakolom)

DROP
Drop pada SQL adalah perintah yang di gunakan untuk menghapus data – data yang telah di simpan pada database.Drop tabel
yaitu menghapus tabelContoh sintak
Drop table namatabelDrop view
menghapus view yang telah di buatContoh sintak
Drop view namaview
Drop index
Menghapus index

Contoh sintak
Drop index namaindex

hal yang perlu di ingat adalah penghapusan atau penggunaan perintah view tidak dapat di urungkan.

ALTER
kegunaan dari perintah alter adalah untuk merubah atribut pada suatu tabel

Contoh sintak
Alter table namatabel
Modify (namakolom typekolom) untuk mengganti type kolom dan nama kolom.alter table namatabel
add (namakolom type kolom[[before, namakolom]]) menambah kolom.alter table namatabel
drop (namakolom typekolom) untuk menghapus kolom pada sebuah tabel.

Data Manipulation Language (DML)
INSERT
insert berfungsi untuk menambah niali pada suatu tabel.

Contoh sintak
insert into namatabel values (‘value1’, ‘value2’,’ …’)keterangan : value adalah nilai yang ingin dimasukkan ke dalam kolom
UPDATE
Berfungsi untuk merubah record atau nilai didalam suatu kolom

Contoh sintak
Update namatabel SET namakolom = recordbaru where kondisiketerangan recordbaru di ubah sesuai dengan nama nilai baru yang akan di ubah
DELETE
Menghapus record atau nilai didalam suatu kolom pada tabel tertentu

Contoh sintak
DELETE namakolom from namatabel where kondisi
SELECT
select adalah perintah yang di gunakan untuk menampilkan nilai atau recor yang di pilih
Contoh sintak
select namakolom from namatabel
Data Control Language (DCL)
GRANT
grant berfungsi untuk memberikan izin akses kepada pengguna
Contoh sintak
Grant privilages on namatabel to namapenggunaartinya memebrikan izin akses kepada namapengguna
REVOKE
yaitu untuk mencabut izin akses kepada pengguna yang telah di beri izin akses
Contoh sintak
REVOKE privileges ON namatabel from namapengguna
Macam – macam fungsi pada SQL

Tanda *
digunakan untuk memilih semua isi tabel

Contoh sintak
select * from namatabel
Fungsi WHERE
berfungsi untuk menentukan suatu pilihan atau kondisi tertentu

Contoh sintak
select * from namatabel where namakolom = “kondisi”
Fungsi DISTINC
digunakan untuk menghilangakan nilai ganda pada suatu kolom atau tabel

Contoh sintak
select distinct namakolom from namatabel
Operator AND
digunakan untuk memilih nilai yang memiliki kondisi sama antara kondisi1 dan kondisi2
contoh sintak
select * from namatabel where kondisi1=’..’ AND kondisi2 = ‘…’
Operator OR
digunakan untuk memilih suatu tabel atau kolom dan menampilkan nilai jika salah satu kondisi dari kondisi yang di tentukan memenuhi

Contoh sintak
select * from namatabel where kondisi1=’..’ OR kondisi2 = ‘…’
Fungsi NOT
di gunakan untuk memilih suatu nilai pada tabel atau kolom yang tidak sama dengan kondisi yang telah di tentukan

Contoh sintak
selesct * from namatabel where namakolom not = ‘kondisi’
Fungsi ORDER BY
digunakan untuk memilih suatu nilai dari tabel atau kolom dan mengurutkan data tersebut

Contoh sintak
select namakolom from nama tabel
where namakolom = ‘kondisi’
order by namakolompengurut desc/ascketerangan : namakolompengurut adalah dasar pengurutan
Fungsi GROUP BY
berfungsi untuk menelompokkan suatu data, namun pada pada fungsi ini juga biasanya paling banyak melibatkan operator pembanding dan fungsi perhitungan

Contoh sintak
select namakkolom from namatabel
group by namakolomyangakandikelompokkan
having count namakolom >4keterangan having count adalah fungsi yang digunakan untuk mendukung fungsi group by.
Funsi BETWEEN
fungsi between digunakan untuk memilih nilai di antara kondisi yang di tentukan

Contoh sintak
select * from namatabel where ‘kondisi’ between ‘kondisi’ – ‘kondisi’
Fungsi PERHITUNGAN
a. Count untuk mengitung jumlah baris atau kolom
b. Sum di gunakan untuk menjumlahkan suatu nilai yag memiliki type data numerik
c. Avg berfungsi untuk membuat nilai rata – rata
d. Max berfungsi untuk mencari nilai terbesar dan
e. Min untuk mencri nilai terkecil

Contoh sintak
select avg namakolom from namatabel
Fungsi JOIN
INNER JOIN (SIMPLE JOIN)
yaitu bentuk kondisi join dimana di antara 2 atau lebih tabel yang ingin di join memiliki hubungan sehingga semua isi tabel yang di pilih bisa di tampilkan

Contoh sintak
select * from namatabel1 inner join namatabel2
where namatabel1.kondisisama = namatabel1. kondisisama
NON-EQUIJOIN
adalah kondisi join yang tidak menagndung opertor sama dengan (=)

Contoh sintak
select * from namatabel1 inner join namatabel2
where namatabel1.kondisisama and namatabel1. kondisisama
OUTER JOIN
yaitu bentuk nilai join yang memenuhi daari kedua tabel, Outer join terdiri dari 2 yaitu,
LEFT OUTER JOIN
yaitu di tandai dengan operator (+), tabel asal atau yang memiliki tanda (+) akan dilengkapi dengan tabel yang lainnya dan berada pada sebelah kiri.

Contoh sintak
select tabel1.kolom, tabel2.kolom
from tabel1, tabel2
where tabel1.kolom (+) = tabel2.kolomatauselect tabel1.kolom, tabel2.kolom
from tabel1 left outer join tabel2
on tabel1.kolom = tabel2.kolom
RIGHT OUTER JOIN
Sama dengan left outer join namun peletakan data atai nilai dari tabel lain berada pada sebelah kanan tabel asal.

Contoh sintak
select tabel1.kolom, tabel2.kolom
from tabel1, tabel2
where tabel1.kolom = tabel2.kolom(+)atauselect tabel1.kolom, tabel2.kolom
from tabel1 right outer join tabel2
on tabel1.kolom = tabel2.kolom
SELF JOIN
Self join adalah suatu bentuk kondisi join atau penggabungan yang terjadi pada dua tabel yang sama kondisinya dari kedua tabel tersebut dan menambahkan suatu kata dengan kondisi yang sama antara kedua tabel

Contoh sintak
Select tabel1.namakolom ||’ works for’ || tabel2.namakolom
from namatabel1, namatabel2
where namatabel1.kolompersmaantabel1 = namakolom2.kolompersamaantabel

Demikianlah Artikel   Perintah – Perintah Dasar Query MySQL Beserta Fungsinya   Sudah cukup paham mengenai Query MySQL? jika belum komen di kolom komentar yah bagian mana yang belum paham.