Cara Mudah Melaporkan Penipuan Melalui SMS Atau Telpon

S

Techanget – Pesan atau SMS palsu dari nomor tak dikenal kembali merebak. Maraknya penipuan menggunakan nomor telepon  memang perlu diwaspadai. Bahkan jika bisa dilaporkan supaya tidak banyak pengguna yang menjadi korban, terutama orang-orang yang masih awam.

Kabar baiknya, sekarang ini sudah terdapat berbagai macam cara yang bisa dilakukan untuk melaporkan penipuan yang memanfaatkan nomor telepon, baik yang melalui SMS (Short Message Service) maupun telepon atau panggilan suara.

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk melaporkan pelaku penipuan adalah dengan melaporkan nomor telpon pelaku melalui Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) sebuah lembaga di bawah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang menaungi regulasi telekomunikasi di Indonesia.

Lembaga tersebut kini menyediakan layanan aduan yang mudah untuk digunakan. Kita bisa melaporkan pelaku penyalahgunaan nomor telepon dengan mengirim pesan text ke @aduanbrti (akun Twitter BRTI), dengan menyertakan nomor si penipu disertai dengan bukti yang jelas, seperti rekaman percakapan atau tangkapan layar isi SMS.

Selain itu, kita juga bisa melaporkan nomor telepon yang digunakan untuk melakukan penipuan melalui operator yang digunakan. Masing-masing operator telah menyediakan layanan aduan untuk melaporkan penipuan.

1.Operator Telkomsel

Untuk penipuan dengan layanan Telkomsel misalnya, kita bisa melaporkan penipuan melalui SMS ke 1166 dengan format PENIPUAN#No_HP_Penipu#Isi_Penipuan, panggilan telepon ke 188, atau email cs@telkomsel.co.id.

2. Operator XL

Untuk penipuan yang memanfaatkan layanan dari XL Axiata pun tidak jauh berbeda, kita bisa melaporkannya dengan mengirim SMS ke 588, dengan isi pesan berformat Nomor_HP_Penipu#Isi_Penipuan.

3. Operator Tri

Penipuan yang berada di layanan Tri, bisa kita laporkan aduan penipuan melalui aplikasi WhatsApp ke 089690003911 dengan menyertakan bukti penipuan, seperti foto isi SMS penipuannya.

4. Operator Indosat Ooredoo

Sementara itu, untuk operator Indosat Ooredoo kita bisa menghubungi USSD *123*262# dan mengikuti instruksi yang diberikan, untuk melaporkan adanya penipuan, yang dilakukan melalui layanannya.

5. Pelaporan Melalui OJK

Tidak hanya melalui BRTI atau operator, kita juga bisa melaporkan SMS penipuan melalui layanan aduan yang dimiliki oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Namun perlu disebutkan bahwa layanan aduan milik OJK ini khusus untuk penipuan yang menyertakan nomor rekening dan bank yang jelas, seperti penipuan dengan modus transfer dana.

Untuk melaporkan aduan penipuan ke OJK, kita bisa mengirimkan tangkapan layar SMS yang berisi nomor rekening ke e-mail Layanan Konsumen OJK (konsumen@ojk.go.id), atau menghubungi nomor 157.

Yang perlu diingat, meskipun terdapat banyak cara yang bisa dilakukan untuk melaporkan penipuan berbasis nomor telepon, kita tetap perlu waspada dan berhati-hati supaya tidak menjadi korban penipuan.

Jangan sampai, kamu memberikan kode OTP (One Time Password) ke orang lain, terburu-buru mengirim dana ke orang yang tidak dikenal, atau percaya begitu saja kepada penelepon yang mengaku dari operator tertentu tetapi tidak menggunakan nomor resmi dari layanan tersebut.